Mengurus Kartu Keluarga atau akta kelahiran sering berarti menempuh perjalanan ke kantor kecamatan atau kantor dinas. Untuk memangkas jarak itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Purbalingga menggelar bimtek operator SIAK desa pada Senin, 28 September 2026. Kegiatan ini menyiapkan petugas desa agar layanan Linggamas Gratis dapat berjalan di desa masing-masing.
Apa Itu Linggamas Gratis?
Linggamas Gratis memungkinkan warga di setiap desa di Kabupaten Purbalingga mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa biaya. Warga tidak perlu datang langsung ke kantor kecamatan atau kantor dinas.
Dokumen yang dapat diurus melalui layanan ini meliputi:
Kartu Keluarga (KK)
Kartu Identitas Anak (KIA)
Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el)
Akta Kelahiran
Akta Kematian
Seluruh proses dapat diselesaikan di kantor atau balai desa masing-masing.
Mengapa Operator SIAK Desa Perlu Dibekali?
Layanan di desa hanya berjalan baik jika petugasnya menguasai sistem. Operator SIAK desa adalah ujung tombak yang menerima berkas warga dan menginput data ke Sistem Informasi Administrasi Kependudukan. Kesalahan input dapat menghambat penerbitan dokumen, sehingga pemahaman teknis operator sangat menentukan kelancaran layanan.
Sebagai rujukan kebijakan nasional, pengelolaan SIAK berada di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri.
Desa Peserta Bimtek
Bimtek diikuti operator SIAK dari 15 desa di sembilan kecamatan:
Kecamatan Bojongsari: Desa Brobot
Kecamatan Bukateja: Desa Kebutuh
Kecamatan Kaligondang: Desa Kembaran Wetan dan Desa Pagerandong
Kecamatan Kalimanah: Desa Kalimanah Kulon
Kecamatan Karangreja: Desa Gondang, Kutabawa, Tlahab Kidul, Tlahab Lor, Karangreja, dan Siwarak
Kecamatan Kemangkon: Desa Sumilir
Kecamatan Mrebet: Desa Sindang
Kecamatan Padamara: Desa Karanggambas
Kecamatan Pengadegan: Desa Tetel
Karangreja menjadi kecamatan dengan peserta terbanyak, yakni enam desa.
Jalannya Kegiatan

Bimtek dimoderatori oleh Sumarsono selaku Kepala Bidang Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data. Narasumber kegiatan adalah Zulfa Abdul Majid selaku Ahli Pertama - Pranata Komputer. Materi berfokus pada penggunaan sistem agar operator desa siap melayani warga secara mandiri.
Dinpendukcapil menegaskan komitmennya sebagai bagian dari profil Dinpendukcapil Purbalingga : mendekatkan layanan publik kepada masyarakat.
Manfaat bagi Masyarakat
Setelah operator desa siap, warga mendapat beberapa keuntungan:
Hemat biaya dan waktu, tanpa ongkos perjalanan ke kecamatan atau kota.
Layanan gratis, tanpa pungutan untuk pengurusan dokumen.
Lebih mudah dijangkau, terutama bagi lansia, penyandang disabilitas, dan warga di desa yang jauh dari pusat layanan.
Penutup
Bimtek operator SIAK desa pada 29 September 2026 menjadi langkah persiapan agar Linggamas Gratis berjalan di 15 desa peserta. Warga dapat menanyakan jadwal dan ketersediaan layanan ke kantor desa masing-masing. Pantau berita dan informasi terbaru Dinpendukcapil untuk perkembangan program ini.