Peluncuran Aplikasi Klawing, Etalase Digital Data Kependudukan Purbalingga

Peluncuran Aplikasi Klawing, Etalase Digital Data Kependudukan Purbalingga

Jumat, 2 Oktober 2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil) Kabupaten Purbalingga meluncurkan aplikasi Klawing di Aula Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Purbalingga. Klawing adalah etalase digital resmi yang memungkinkan siapa pun melihat data kependudukan, laporan layanan, dan dokumen informasi publik dalam tampilan grafik yang mudah dibaca dan bisa diunduh sendiri.

Peluncuran ini juga menjadi bukti kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan dunia akademik.

Perjanjian Kerja Sama Dinpendukcapil dan ITBMP

Sebelum peluncuran, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinpendukcapil Purbalingga dan ITBMP. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Kepala Dinpendukcapil, Drs. Bambang Widjonarko, M.Si., dan Rektor ITBMP, Rifki Chandra Utama, S.Si., M.Sc.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas menyebut PKS ini bukan sekadar urusan administratif. Kerja sama ini mencerminkan nilai Kolaboratif dalam ASN BerAKHLAK: terbuka bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah demi tujuan bersama.

Kolaborasi ini berawal dari program magang mahasiswa yang berkembang menjadi tugas akhir. Dinas menyampaikan apresiasi kepada Daffa Tri Muhardika, mahasiswa yang mengangkat Klawing sebagai tugas akhirnya, beserta dosen pembimbing dan para dosen ITBMP.

Dari Buku Profil ke Klawing: Perjalanan Keterbukaan Data

Klawing bukan hasil kerja semalam. Dahulu, data kependudukan Purbalingga hanya tersaji dalam buku profil dan data agregat konvensional. Pada 2023, Dinpendukcapil mulai mempublikasikan profil kependudukan dan data agregat secara digital dengan format Excel yang bisa diunduh.

Langkah itu penting, tetapi setiap seri publikasi masih berdiri sendiri dan tersaji dalam bentuk tabel. Keterbatasan inilah yang dijawab Klawing, singkatan dari Kumpulan DATA Layanan, Wilayah, dan Informasi Grafis Kependudukan, yang menyatukan semuanya dalam satu pintu digital.

Fungsi Utama Aplikasi Klawing

Klawing menyediakan sejumlah fitur untuk pegawai, pimpinan, masyarakat, hingga peneliti:

  • Dashboard ringkasan: angka penting kependudukan, tren pertumbuhan, dan capaian program dalam satu layar.

  • Data agregat per wilayah: jumlah penduduk, jenis kelamin, agama, pendidikan, pekerjaan, status kawin, dan umur, dapat difilter per kecamatan, desa, dan semester.

  • Grafik tren waktu: perubahan data penduduk, akta lahir, KTP, KK, dan KIA dari tahun ke tahun.

  • Buku Profil Kependudukan: laporan lengkap per tahun yang tersusun per bab seperti buku digital.

  • Pemantauan JIPAT, ELKIA, dan IKD: data layanan di fasilitas kesehatan, rekap pencetakan KIA dan KTP, serta capaian Identitas Kependudukan Digital per desa dan kecamatan.

  • Laporan layanan yang bisa diunduh ke Excel: rekap harian, mingguan, bulanan, hingga triwulan tanpa perlu meminta bantuan petugas.

  • Dokumen publik dan PPID: katalog unduhan dengan pencarian dan pengelompokan kategori.

Sebelum masuk, pengunjung mengisi nama dan email sebagai buku tamu digital. Dengan cara ini, setiap akses data tercatat dan penggunaannya dapat dipertanggungjawabkan.

Manfaat bagi Masyarakat, Akademisi, dan Instansi

WhatsApp Image 2026-10-09 at 08.34.42 (1).jpeg

Kepala Dinas menegaskan satu hal penting: masyarakat, akademisi, OPD, dan instansi lain yang membutuhkan data agregat layanan kependudukan tidak perlu lagi mengajukan surat permohonan data. Cukup akses Klawing, dan data dapat langsung diperoleh.

Beberapa data yang sebelumnya belum pernah dipublikasikan secara utuh, seperti Anak Ceria, JIPAT, dan Elkiapos, kini dapat dilihat langsung oleh publik. Semangat ini sejalan dengan prinsip keterbukaan data pemerintah yang juga didorong melalui Satu Data Indonesia.

Manfaat lainnya:

  1. Hemat waktu, karena rekap manual diganti satu halaman.

  2. Minim kesalahan, karena angka tersaji langsung dari data resmi.

  3. Mudah dipahami, karena grafik membuat data rumit terbaca sekilas.

  4. Tetap bisa diakses saat internet terbatas, karena seluruh program sudah tertanam di dalam aplikasi dan tidak bergantung pada layanan luar.

Bagi pegawai, pekerjaan seperti menyusun laporan mingguan yang dulu memakan waktu berjam-jam kini selesai dalam beberapa klik. Pelayanan administrasi kependudukan nasional sendiri berada di bawah koordinasi Ditjen Dukcapil Kemendagri, dan Klawing melengkapinya di tingkat daerah dengan akses data yang lebih terbuka.

Menuju Versi Lanjutan: Dari Grafis ke Geografis

Aplikasi yang diluncurkan hari ini adalah blueprint atau versi awal. Melalui PKS dengan ITBMP, Klawing akan terus dikembangkan, baik dari kelengkapan fitur maupun perbaikan bug dan penyempurnaan lain.

Salah satu harapan besarnya adalah mengembangkan unsur “Grafis” menjadi “Geografis”, sehingga visualisasi data spasial semakin kaya dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Dinpendukcapil juga menegaskan bahwa pintu kolaborasi terbuka bagi perguruan tinggi dan instansi lain yang ingin berinovasi bersama.

Penutup

Peluncuran aplikasi Klawing menandai langkah baru keterbukaan data kependudukan Purbalingga: dari buku profil, ke data digital, kini menjadi satu etalase terpadu hasil sinergi pemerintah dan perguruan tinggi. Silakan kunjungi Klawing untuk mengakses datanya. Punya pertanyaan atau ingin berkolaborasi? Hubungi kami.

Abdullah Aziz Sembada

Abdullah Aziz Sembada

Saya programmer yang berfokus pada pengembangan perangkat lunak. Ahli dalam berbagai bahasa pemrograman dan memiliki pengalaman dalam pembuatan aplikasi desktop, web, dan mobile.