Warga Desa Serang, Kecamatan Karangreja, punya cerita berbeda soal urus dokumen kependudukan pekan ini. Lewat program jemput bola Mendoan Gratis Purbalingga, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil) Kabupaten Purbalingga hadir langsung ke desa selama dua hari, Senin dan Selasa, 20-21 Juli 2026, bahkan sampai menginap agar pelayanan bisa berlangsung hingga malam hari.
Mendoan sendiri merupakan singkatan dari Melayani Dokumen Kependudukan yang Mudah, Mendekatkan Pelayanan kepada Masyarakat, Cepat, Efisien, dan Gratis. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen layanan adminduk Dinpendukcapil Purbalingga agar masyarakat pedesaan tidak perlu menempuh jarak jauh hanya untuk mengurus KTP, akta, atau kartu keluarga.
Menginap di Desa, Layanan Berlangsung sampai Malam
Yang membedakan kegiatan kali ini dengan jemput bola pada umumnya adalah durasinya. Tim tidak hanya datang sehari lalu pulang, tetapi menginap di desa sehingga warga yang baru pulang bekerja pada sore atau malam hari tetap bisa mengurus dokumen tanpa harus izin dari pekerjaan.
Kepala Dinpendukcapil, Drs. Bambang Widjonarko, M.Si, turut menyempatkan diri mengunjungi tim di lokasi pada malam hari. Dalam kunjungan tersebut, beliau bahkan menyerahkan dokumen adminduk secara simbolis langsung kepada pemohon. Menurutnya, keberhasilan program ini adalah bukti nyata upaya mendekatkan layanan kependudukan ke masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, dan antusiasme warga menjadi motivasi untuk memperluas jangkauan layanan serupa ke depannya.

Koordinasi Tim di Lapangan
Kegiatan ini dikoordinatori oleh Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk, Aminarti, S.Sos, beserta tim yang bertugas langsung di lapangan selama dua hari penuh. Koordinasi yang rapi menjadi kunci agar seluruh permohonan warga, mulai dari perekaman hingga pencetakan dokumen, bisa diselesaikan tanpa antrean yang menumpuk.
Rincian Hasil Layanan Selama Dua Hari
Berikut capaian layanan adminduk selama pelaksanaan Mendoan Gratis di Desa Serang:
Senin, 20 Juli 2026
- Perekaman KTP-el: 39
- Pencetakan KTP-el: 71
- Kartu Keluarga (KK): 51
- Kartu Identitas Anak (KIA): 259
- Akta Kelahiran: 41
- Biodata Anak Berdasarkan Kepemilikan Akta Kelahiran: 2
- Akta Kematian: 13
Selasa, 21 Juli 2026
- Perekaman KTP-el: 28
- Pencetakan KTP-el: 134
- Kartu Keluarga (KK): 44
- Kartu Identitas Anak (KIA): 212
- Akta Kelahiran: 30
- Biodata Anak Berdasarkan Kepemilikan Akta Kelahiran: 2
- Akta Kematian: 13
Secara keseluruhan, program ini berhasil menerbitkan 990 dokumen adminduk dalam dua hari. Angka ini menunjukkan tingginya kebutuhan warga desa terhadap layanan kependudukan yang selama ini mungkin terkendala jarak atau waktu.
Tingginya jumlah permohonan Kartu Identitas Anak (KIA) pada kedua hari juga sejalan dengan arahan nasional yang menekankan pentingnya kepemilikan identitas resmi bagi anak sejak dini, sebagaimana menjadi perhatian Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri dalam mendorong cakupan kepemilikan dokumen kependudukan di seluruh Indonesia.
Mengapa Layanan Jemput Bola Penting bagi Warga Desa
Bagi warga di wilayah seperti Desa Serang, jarak ke kantor Dinpendukcapil kabupaten sering menjadi hambatan tersendiri, apalagi bagi mereka yang bekerja penuh waktu di ladang atau pabrik. Dengan program jemput bola yang menginap seperti ini, warga bisa mengurus dokumen tanpa kehilangan hari kerja, sekaligus memastikan data kependudukan mereka lebih akurat dan mutakhir.
Penutup
Keberhasilan Mendoan Gratis di Desa Serang menjadi contoh bagaimana pelayanan publik bisa lebih dekat dan fleksibel mengikuti kebutuhan masyarakat. Warga yang belum sempat mengurus dokumen kependudukan bisa memantau jadwal jemput bola Dinpendukcapil berikutnya atau langsung datang ke kantor Dinpendukcapil Kabupaten Purbalingga untuk informasi lebih lanjut.