Jemput Bola KTP SMK N 1 Bukateja: 16 Rekaman & 11 IKD Aktif

Jemput Bola KTP SMK N 1 Bukateja: 16 Rekaman & 11 IKD Aktif

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil) Kabupaten Purbalingga menggelar Jemput Bola Perekaman KTP di SMK Negeri 1 Bukateja pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan mempermudah akses warga — terutama peserta didik dan masyarakat sekitar — untuk mendaftarkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) serta mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) tanpa harus datang ke kantor dinas.

Latar Belakang & Pelaksanaan

Jemput Bola merupakan program rutin Dinpendukcapil Purbalingga untuk menjangkau warga di daerah yang jaraknya relatif jauh dari kantor dinas. Kali ini, lokus dipilih di SMK N 1 Bukateja dengan mempertimbangkan kepadatan penduduk sekolah dan kemudahan akses transportasi. Tim teknis dipimpin langsung oleh Aminarti selaku Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk, didampingi petugas perekam dan operator sistem.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 14.00 WIB. Sekolah menyediakan ruang serbaguna yang dilengkapi meja kerja, laptop, printer, serta koneksi internet stabil untuk mendukung proses perekaman data biometrik dan verifikasi kelengkapan dokumen.

Hasil Perekaman: 16 Rekaman KTP & 11 IKD Aktif

Hingga penutupan acara, tercatat 16 orang berhasil terekam data KTP-el dan 11 IKD berhasil diaktifkan. Angka ini mencerminkan antusiasme peserta didik dan warga sekitar yang memanfaatkan momen kemudahan layanan di depan mata. Data perekaman langsung terintegrasi ke sistem Administrasi Kependudukan.

WhatsApp Image 2026-10-21 at 11.54.33.jpeg

Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk, Aminarti, menyampaikan bahwa proses berjalan lancar berkat kerjasama tim sekolah yang sudah menyiapkan administrasi peserta sejak jauh hari. "Kesiapan dokumen dari pihak sekolah mempercepat verifikasi, sehingga antrian tidak panjang dan warga nyaman," ujarnya.

Manfaat KTP-el & IKD bagi Pelajar & Masyarakat

KTP elektronik (KTP-el) berfungsi sebagai identitas resmi terintegrasi ke basis data kependudukan nasional. Bagi pelajar, KTP-el mempermudah pendaftaran perguruan tinggi, pembuatan SIM, hingga akses layanan kesehatan dan sosial. Sementara IKD (Identitas Kependudukan Digital) memungkinkan verifikasi identitas secara real-time melalui aplikasi resmi, mengurangi kebutuhan fotokopi fisik.

Warga yang belum sempat hadir di Jemput Bola ini tetap dapat mendaftar melalui layanan perekaman KTP-el di kantor Dinpendukcapil Purbalingga pada jam kerja. Informasi jadwal Jemput Bola ke depan tersedia di pengumuman resmi.

Penutup

Jemput Bola KTP di SMK N 1 Bukateja berhasil mencatat 16 KTP-el dan mengaktifkan 11 IKD, membuktikan efektivitas layanan dekat ke warga. Dinpendukcapil Purbalingga berkomitmen terus menggelar program serupa ke kecamatan/desa lain. Pantau berita terbaru untuk jadwal berikutnya dan pastikan dokumen lengkap sebelum hadir.

Abdullah Aziz Sembada

Abdullah Aziz Sembada

Saya programmer yang berfokus pada pengembangan perangkat lunak. Ahli dalam berbagai bahasa pemrograman dan memiliki pengalaman dalam pembuatan aplikasi desktop, web, dan mobile.