Pada Jumat, 31 Juli 2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil) Kabupaten Purbalingga resmi melepas dua mahasiswa magang: Aliah Mabruroh dari Program Studi Matematika Universitas Diponegoro, dan Rinang Dwi Yeristiani dari Program Studi Administrasi Publik Universitas Jenderal Soedirman. Momen ini menandai berakhirnya masa magang keduanya, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Dinpendukcapil Purbalingga terus membuka ruang belajar bagi mahasiswa yang ingin memahami langsung proses layanan administrasi kependudukan di lingkungan pemerintah daerah.
Acara pelepasan dipimpin langsung oleh Suhartoto, S.Kom, yang menjabat Plt. Kasubbag Umum dan Kepegawaian sekaligus Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Dinpendukcapil Purbalingga. Kehadiran beliau menegaskan perhatian dinas terhadap keberlangsungan program magang sebagai bagian dari pembinaan generasi muda.
Selama kurang lebih satu bulan, kedua mahasiswa dilibatkan dalam berbagai aktivitas operasional dinas, mulai dari pengelolaan data hingga pendampingan pelayanan masyarakat. Pengalaman ini menjadi bekal berharga sebelum mereka kembali menyelesaikan studi di kampus masing-masing.
Profil Singkat Peserta Magang
Aliah Mabruroh menempuh pendidikan di jurusan Matematika UNDIP. Latar belakang kuantitatifnya relevan dengan kebutuhan Dinpendukcapil dalam mengolah dan menganalisis data kependudukan, yang menjadi salah satu fungsi vital lembaga ini.
Rinang Dwi Yeristiani berasal dari jurusan Administrasi Publik UNSOED, dan menjalani program ini melalui jalur magang mandiri. Latar belakang studinya berkaitan langsung dengan tata kelola pelayanan publik yang menjadi inti kerja Dinpendukcapil sehari-hari.
Kesan dan Pesan dari Mahasiswa Magang
Di akhir masa magang, kedua mahasiswa menyampaikan rasa terima kasih sekaligus refleksi atas pengalaman yang mereka peroleh.
Aliah menuturkan bahwa satu bulan magang memberinya banyak pembelajaran baru, khususnya seputar pelayanan publik dan administrasi kependudukan. Ia menekankan pentingnya ketelitian, tanggung jawab, disiplin, komunikasi, dan kerja sama tim dalam menjalankan tugas di lingkungan dinas. Aliah juga berharap Dinpendukcapil terus menjadi tempat belajar yang bermanfaat bagi mahasiswa lain di masa mendatang.
Senada dengan itu, Rinang menyampaikan apresiasi atas bimbingan yang diterimanya selama magang mandiri. Ia berharap Dinpendukcapil Purbalingga terus mempertahankan integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta menjadikan pengalaman magang ini sebagai bekal bermanfaat untuk kariernya di masa depan.
Mengapa Magang di Instansi Pemerintah Bernilai bagi Mahasiswa
Program magang di lembaga pemerintah seperti Dinpendukcapil bukan sekadar kewajiban akademik. Merujuk pada manfaat dan dasar hukum program magang bagi mahasiswa, kegiatan ini memberi mahasiswa kesempatan menerapkan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah ke dalam praktik kerja nyata, sekaligus memahami sistem birokrasi dan pelayanan publik secara langsung.
Beberapa manfaat yang umum dirasakan mahasiswa magang di instansi pemerintah antara lain:
- Memahami alur kerja pelayanan publik dari sisi pelaksana, bukan hanya sebagai pengguna layanan
- Melatih soft skill seperti komunikasi, kedisiplinan, dan kerja sama tim
- Membangun relasi profesional dengan aparatur sipil negara
- Menambah bobot pengalaman kerja pada CV sebelum lulus kuliah
Sebagai instansi yang menjalankan fungsi teknis di bawah Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Dinpendukcapil Purbalingga turut berperan menjaga kualitas data kependudukan yang menjadi fondasi berbagai layanan publik di tingkat nasional maupun daerah.
Komitmen Dinpendukcapil Purbalingga terhadap Dunia Pendidikan
Pelepasan mahasiswa magang ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Dinpendukcapil Purbalingga dalam mendukung dunia pendidikan tinggi. Dengan membuka pintu bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang jurusan, dinas ini tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan, tetapi juga berkontribusi mencetak generasi muda yang memahami tata kelola pemerintahan sejak dini.
Penutup
Pelepasan Aliah Mabruroh dan Rinang Dwi Yeristiani menjadi penutup manis dari rangkaian magang yang penuh pembelajaran di Dinpendukcapil Purbalingga. Kesan dan pesan yang mereka sampaikan mencerminkan bagaimana pengalaman magang di instansi pemerintah mampu membentuk karakter dan kompetensi mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja.