Optimalisasi Layanan Publik: Monitoring dan Evaluasi Inovasi Anak Ceria Jipat di RSIA Ummu Hani, Purbalingga

Card Image

Pada tanggal 7 Mei 2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil) Kabupaten Purbalingga proaktif melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) implementasi inovasi Anak Ceria Jipat. Kegiatan Monev kali ini menyasar Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Ummu Hani, salah satu fasilitas kesehatan yang paling aktif mendukung program ini. Langkah ini menunjukkan komitmen Dinpendukcapil dalam memastikan kualitas pelayanan publik dan optimalisasi inovasi kependudukan.

Tim Dukcapil Turun Langsung: Fokus pada Pemanfaatan Data

Tim Monev Dinpendukcapil yang dipimpin oleh Sumarsono, S.Sos, selaku Kepala Bidang Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data, didampingi oleh Wasri Purwati, S.Sos (Ahli Muda - Analis Kebijakan) dan Zulfa Abdul Majid, S.Kom (Ahli Pertama - Pranata Komputer). Kehadiran tim ahli ini menegaskan fokus pada evaluasi teknis dan kebijakan yang mendasari implementasi Anak Ceria Jipat, khususnya dalam aspek pemanfaatan data untuk kemudahan masyarakat.

RSIA Ummu Hani: Pionir dengan Antusiasme Tinggi

Direktur RSIA Ummu Hani, dr. Hafidh Riza Perdana, menyambut langsung kedatangan tim Dinpendukcapil. Beliau menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inovasi Anak Ceria Jipat ini. Menurut dr. Hafidh, program ini sangat membantu pasien dalam mendapatkan dokumen kependudukan, sehingga memangkas birokrasi dan waktu tunggu. RSIA Ummu Hani bahkan menjadi salah satu pionir yang mengimplementasikan inovasi ini, bahkan sejak masih bernama "Jilu" dan prosesnya masih manual.

Tantangan Teknis dan Masukan Berharga

1778209440_4797c12d78d3a93cdd87.jpeg

Meski begitu, dr. Hafidh juga memberikan masukan konstruktif terkait stabilitas Aplikasi Anak Ceria Jipat. Beliau menyoroti beberapa momen ketika aplikasi tidak dapat diakses, yang tentunya sedikit menghambat pelayanan. Masukan ini sangat berharga bagi Dinpendukcapil untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan sistem.

Prestasi Gemilang RSIA Ummu Hani dalam Implementasi Anak Ceria Jipat

Sumarsono, S.Sos, dalam kesempatan tersebut, tak lupa menyampaikan terima kasih atas kesediaan RSIA Ummu Hani menjadi bagian dari inovasi ini. Fakta menunjukkan bahwa RSIA Ummu Hani merupakan salah satu rumah sakit teraktif dalam pengajuan Anak Ceria Jipat, dengan total 4.922 pengajuan. Angka ini menempatkan RSIA Ummu Hani di peringkat ke-2 terbanyak secara keseluruhan.

Lebih lanjut, untuk pengajuan bulanan pada April 2026, RSIA Ummu Hani juga menunjukkan kinerja impresif dengan 113 pengajuan, menjadikannya peringkat ke-2 dalam kategori bulanan. Prestasi ini membuktikan dedikasi RSIA Ummu Hani dalam mendukung program pemerintah untuk pelayanan administrasi kependudukan yang lebih baik.

Manfaat Inovasi Anak Ceria Jipat bagi Masyarakat

Inovasi Anak Ceria Jipat dirancang untuk mempermudah masyarakat, khususnya para orang tua baru, dalam mengurus akta kelahiran dan dokumen kependudukan lainnya bagi anak mereka. Dengan sinergi antara Dinpendukcapil dan fasilitas kesehatan seperti RSIA Ummu Hani, proses ini menjadi lebih cepat, efisien, dan tidak merepotkan. Harapannya, inovasi ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi seluruh warga Kabupaten Purbalingga.

Bagikan Artikel ini