Optimalisasi Aset Daerah: Dinpendukcapil Purbalingga Serahkan Barang Rusak ke Bakauda

Card Image

Pada hari Selasa, 3 Maret 2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil) Kabupaten Purbalingga secara proaktif melaksanakan proses tertib administrasi pengelolaan Barang Milik Daerah. Dalam upaya memastikan efektivitas dan efisiensi aset, Dinpendukcapil melakukan pengiriman barang rusak berat kepada Badan Keuangan Daerah (Bakauda) Kabupaten Purbalingga. Langkah ini merupakan bagian penting dari tata kelola aset daerah yang transparan dan akuntabel, serta komitmen Dinpendukcapil Purbalingga dalam menjaga integritas pengelolaan aset.

Koordinasi Erat Demi Data Akurat dan Transparan

Affan Budi Santosa, selaku pengelola barang di Dinpendukcapil, berkoordinasi erat dengan Bidang Akuntansi dan Aset Badan Keuangan Daerah Kabupaten Purbalingga. Koordinasi ini sangat krusial untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dan kondisi fisik Aset Lain-lain yang akan diserahkan. Petugas dari Bakeuda, Bapak Miswanto, turut serta dalam proses verifikasi ini, memastikan setiap detail telah tercatat dengan baik. Kepatuhan terhadap prosedur ini penting untuk menunjang pengelolaan aset daerah yang tertib dan akuntabel, serta menghindari potensi masalah di kemudian hari.

Daftar 11 Barang yang Diserahkan ke Bakauda untuk Lelang

Dari kegiatan ini, terdapat total 11 barang yang berhasil diserahkan kepada Bakauda untuk proses lelang. Barang-barang ini terdiri dari berbagai jenis peralatan yang telah mengalami rusak berat dan dianggap tidak layak pakai untuk kebutuhan operasional Dinpendukcapil. Berikut adalah rincian lengkap barang-barang tersebut yang telah diverifikasi oleh Bapak Miswanto dari Bakauda:

  • Zyrex Windows XP Profesional (5 unit)

  • LAPTOP COMPAQ (1 unit)

  • TABLET SAMSUNG (1 unit)

  • LAPTOP ACER (1 unit)

  • REGENCY KIPAS ANGIN (3 unit)

Proses serah terima ini tidak hanya menandai komitmen Dinpendukcapil Purbalingga dalam menjaga integritas dan akuntabilitas pengelolaan aset milik daerah, tetapi juga sebagai langkah efisiensi dalam pemanfaatan anggaran. Harapannya, hasil dari lelang barang-barang ini dapat memberikan kontribusi kembali kepada kas daerah dan mendukung pembangunan Kabupaten Purbalingga secara berkelanjutan. Proses ini juga menjadi contoh praktik terbaik dalam administrasi aset daerah yang patut dicontoh oleh dinas-dinas lain.

Bagikan Artikel ini