Pada Rabu, 13 Mei 2026, sebuah momen penting terjadi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil) Kabupaten Purbalingga. Surveyor arsip Provinsi Jawa Tengah dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Bapak Jatmiko Wicaksono, melakukan kunjungan resmi. Beliau disambut langsung oleh Ibu Kartika Rina, S. Sos, MPA, CfrA, selaku Sekretaris Dinas, yang menunjukkan komitmen Dinpendukcapil terhadap pelestarian arsip bersejarah.
Kolaborasi Internasional untuk Aksesibilitas Arsip Statis
Kunjungan Bapak Jatmiko Wicaksono ke Dinpendukcapil Purbalingga ini memiliki tujuan mulia: meningkatkan aksesibilitas arsip statis sebagai sumber sejarah. Secara khusus, perhatian diberikan pada arsip berbahasa Belanda yang tersebar di luar ANRI. Dalam upaya monumental ini, ANRI tidak bekerja sendiri. Mereka menjalin kerja sama erat dengan Nationaal Archief (Arsip Nasional Belanda-NAN) untuk menyusun guide arsip berbahasa Belanda.
Pentingnya Guide Arsip Berbahasa Belanda

Guide arsip ini bukanlah sekadar daftar biasa. Ia berfungsi sebagai sarana bantu penemuan kembali arsip statis yang vital, merangkum berbagai khazanah arsip berbahasa Belanda yang tersimpan di berbagai entitas penyimpan arsip di seluruh Indonesia. Keberadaan guide ini akan sangat mempermudah peneliti, akademisi, dan masyarakat umum dalam mengakses informasi sejarah yang bernilai tinggi dari masa kolonial Belanda.
Peran Krusial Tim Dinpendukcapil Purbalingga
Proses pengumpulan arsip berbahasa Belanda yang kompleks ini tidak luput dari dukungan penuh dan bantuan dari tim Dinpendukcapil Purbalingga. Bapak Suhartoto, S.Kom, selaku Kasubbag Perencanaan Dan Keuangan sekaligus Plt. Kasubbag Umum dan Kepegawaian, memainkan peran sentral dalam koordinasi dan pengumpulan data. Tak ketinggalan, Bapak Samin, sebagai Pengelola Umum Operasional, juga turut berkontribusi aktif dalam kelancaran proses ini. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana sinergi antarlembaga dan individu sangat penting dalam melestarikan warisan sejarah bangsa.