Warga Kabupaten Purbalingga sebentar lagi akan punya cara baru untuk mengakses data kependudukan daerahnya. KLAWING Purbalingga, singkatan dari Kumpulan Data Layanan, Wilayah, dan Informasi Grafis Kependudukan, hadir sebagai portal resmi yang akan menyajikan seluruh publikasi data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil) Kabupaten Purbalingga dalam satu tempat.
Inovasi ini lahir dari kolaborasi antara Dinpendukcapil Purbalingga dan tim peneliti dari Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Purbalingga (ITBMP), dan direncanakan diluncurkan pada 2 Oktober 2026 sebagai bagian dari rangkaian acara ITBMP FEST.
Apa Itu KLAWING dan Mengapa Penting?
KLAWING dirancang untuk menjawab kebutuhan transparansi data kependudukan Purbalingga yang selama ini tersebar di berbagai format dan sumber. Melalui portal ini, masyarakat umum bisa mengakses:
Data agregat kependudukan dalam bentuk visual/grafis yang mudah dipahami
Informasi wilayah administratif Kabupaten Purbalingga
Publikasi resmi layanan Dinpendukcapil yang terpusat
Model penyajian data terbuka semacam ini juga sejalan dengan semangat kebijakan satu data Indonesia, yang mendorong instansi pemerintah untuk mempublikasikan data secara terstandar dan mudah diakses publik.
Koordinasi Persiapan Peluncuran

Rabu, 9 September 2026, Dinpendukcapil Purbalingga dan ITBMP menggelar pertemuan koordinasi untuk mematangkan persiapan peluncuran KLAWING Purbalingga. Pertemuan ini dipimpin oleh Sumarsono, S.Sos., selaku Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data, bersama tim ITBMP yang dipimpin langsung oleh Riyan Dwi Yulian, S.Kom., M.Kom., selaku Ketua Program Studi Bisnis Digital.
Fokus utama koordinasi ini adalah memastikan kelengkapan administrasi pendukung program, seperti:
Surat Perjanjian (SP)
Standar Operasional Prosedur (SOP)
Perjanjian Kerja Sama (PKS)
Kelengkapan dokumen ini penting untuk menjamin keberlanjutan dan pengembangan portal ke depannya, sekaligus memperkuat payung hukum kolaborasi antara inovasi Dinpendukcapil Purbalingga dan dunia akademik.
Rencana Pengembangan: Dari Data Grafis ke Data Geospasial
Sumarsono, S.Sos. menyampaikan bahwa versi pertama KLAWING baru akan menyajikan portal data grafis kependudukan. Namun, target pengembangan selanjutnya adalah memperluas cakupan data hingga mencakup informasi geospasial.
Untuk mewujudkan hal ini, Dinpendukcapil berharap Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota ITBMP Purbalingga turut terlibat aktif, khususnya dalam pengembangan data geospasial pada KLAWING. Langkah ini diharapkan membuat portal semakin komprehensif sebagai rujukan layanan kependudukan digital bagi masyarakat maupun instansi terkait.
Peluang Kolaborasi Terbuka untuk Perguruan Tinggi Lain
Menariknya, Dinpendukcapil Purbalingga tidak membatasi kolaborasi ini hanya dengan ITBMP. Dinpendukcapil menyatakan keterbukaannya bagi seluruh perguruan tinggi yang tertarik untuk turut serta mengembangkan layanan administrasi kependudukan Dinpendukcapil Purbalingga. Harapannya, semakin banyak pihak yang terlibat, semakin banyak pula inovasi yang bisa lahir untuk kepentingan publik.
Penutup
Kehadiran KLAWING menandai langkah maju Dinpendukcapil Purbalingga dalam menyediakan data kependudukan Purbalingga yang lebih terbuka, informatif, dan mudah diakses masyarakat. Kolaborasi dengan ITBMP ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik dalam mendorong inovasi layanan publik.